Menu

Berapa Lama virus corona bertahan di permukaan benda?

Sekarang virus corona menjadi wabah yang menyebar ke seluruh pelosok dunia. Berawal dari Wuhan di Tiongkok, virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) telah menyebar ke berbagai negara, seperti Iran, Korea Selatan, Malaysia, Italia,  bahkan Indonesia.

Tidak hanya bisa menular antar manusia atau mahluk hidup, virus ini juga bisa bertahan pada permukaan benda mati yang terkontaminasi oleh percikan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi

Jadi, kita tidak hanya cukup hanya menjaga jarak dari kerumunan orang saja, namun sangat penting sekali untuk selalu ingat cuci tangan dengan air dan sabun. Hal ini karena durasi bertahan Virus corona bisa sampai berhari-hari di atas permukaan benda.

Durasi Virus Corona Bertahan di Permukaan Benda

COVID-19 dapat menyebar dari orang ke orang lewat percikan-percikan (droplet) yang keluar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi ketika batuk, bersin, atau bahkan ketika mengeluarkan napas. Saat Anda menghirupnya, tentu saja Anda bisa tertular.

Malahan percikan-percikan tersebut juga dapat jatuh pada benda dan permukaan di sekitar Anda. Ketika Anda memegang benda atau permukaan tersebut, kemudian memegang hidung, mata atau mulut maka virus bisa masuk ke dalam tubuh.

Hal ini pastinya membuat banyak orang merasa khawatir jika permukaan benda-benda di sekitarnya telah terkontaminasi virus SARS-CoV-2, yakni penyebab COVID-19 yang tengah menjelma sebagai pandemi saat ini.

Oleh karena itu, timbul bermacam-macam pertanyaan berhubungan dengan berapa lama virus tersebut bisa bertahan pada benda? Sayangnya, karena virus penyebab COVID-19 ini masih sangat baru maka belum banyak penelitian yang akurat mengenai berapa lama ia bisa bertahan pada benda atau permukaan.

Namun, sebuah hasil studi yang dimuat dalam jurnal The Journal of Hospital Infection pada bulan Februari lalu meneliti 22 studi mengenai virus-virus corona sebelumnya. Analisis ini bertujuan untuk memperoleh lebih banyak gambaran mengenai berapa lama virus tersebut bisa bertahan hidup pada permukaan benda mati.

Hasil penelitian tersebut mengungkap bahwa virus corona  Middle East Respiratory Syndrome (MERS) coronavirus, seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) coronavirus  atau endemic human coronavirus (HCoV), dapat bertahan pada permukaan benda mati, seperti logam, kaca, atau plastik hingga 9 hari.

 

Ilustrasi benda yang dapat disinggahi Virus Corona

  • Baja, virus corona dapat bertahan selama 48 jam atau 2 hari
  • Alumunium, virus corona dapat bertahan selama 2-8 jam
  • Logam, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
  • Kayu, virus corona dapat bertahan selama 4 hari
  • Kertas, virus corona dapat bertahan selama 4-5 hari
  • Kaca, virus corona dapat bertahan selama 4 hari
  • Plastik, virus corona dapat bertahan selama 5 hari atau kurang
  • Karet silikon, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
  • Lateks, virus corona dapat bertahan selama 8 hari
  • Keramik, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
  • Teflon, virus corona dapat bertahan selama 5 hari.

Meski belum bisa dipastikan dalam analisis ini berapa lama virus penyebab COVID-19 dapat bertahan di atas permukaan benda, namun lantaran masih satu keluarga dengan virus corona lainnya maka kemungkinan memiliki keadaan yang serupa.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ada beberapa benda yang rentan menjadi tempat perantara virus corona yang perlu diwaspadai, yaitu pegangan pintu, pegangan tangga, tombol lift, alat makan, gadget, dan tangan orang yang sakit.

Bagaimana cara membasmi virus corona?

Daya tahan coronavirus di luar tubuh manusia atau mahluk hidup lainnya sebetulnya tergantung pada jenis permukaan, suhu atau kelembapan lingkungan. Namun, virus corona tersebut dapat dilenyapkan dari permukaan jika disemprot desinfektan.

Disinfektan adalah cairan yang dapat membersihkan yang biasanya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol yang bertujuan untuk membunuh virus, bakteri,  kuman, dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati.

Dalam penelitian tadi diketahui bahwa mendesinfeksi permukaan dengan 0,1 persen natrium hipoklorit atau 62-71 persen etanol dapat mengurangi infektivitas virus corona pada permukaan benda mati dalam waktu paparan 1 menit. Selain itu, Anda juga dapat mencegah penyebaran virus dengan beberapa cara berikut:

  • Mencuci tangan dengan rutin dan teratur menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer (aseptic gel)
  • Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar kekebalan meningkat
  • Ketika batuk atau bersin, tutup hidung, dan mulut menggunakan tisu atau jika tidak ada tisu bisa menggunakan siku bagian dalam
  • Hindari untuk sering menyentuh mata, hidung, dan mulut tanpa terlebih dahulu dibersihkan karena virus ataupun kuman lain dapat menempel pada tangan
  • Gunakan masker dengan benar ketika sakit atau berada dalam keramaian.

Selalu konsultasikan pada dokter jika Anda memiliki pertanyaan seputar virus corona atau bahkan merasakan gejala yang mengarah pada penyakit COVID-19.

 

About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

3 × 4 =