Menu

Keracunan makanan

Cara Alami untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Kerap kali terjadi karena jajan sembarangan, keracunan makanan yang disebabkan memakan sajian yang tercemar bakteri, parasit, atau virus. Bila terlanjur keracunan makanan, apa saja obat yang bisa mengatasi kejadian tersebut?

Penanangan rumahan untuk atasi keracunan makanan

Gejala keracunan makanan umumnya muncul setelah beberapa jam Anda makan atau minum sesuatu yang tercemar kuman. Akan tetapi biasanya, Anda tak perlu obat medis bila gejalanya ringan.

Sebenarnya keadaan ini bisa pulih sendiri dalam 1 – 2 hari ke depan. Walau demikian, ada beberapa minuman dan makanan yang bisa menolong Anda agar segera sembuh.

  1. Air

Air sering disebut sebagai obat alami untuk Anda yang mengalami keracunan makanan. Ketika keracunan, tanda-tanda yang acap kali terjadi adalah diare dan muntah-muntah. Hal ini akan mengakibatkan jumlah cairan tubuh berkurang.

Supaya tak sampai dehidrasi, Anda harus minum air putih lebih banyak. Sehabis muntah atau buang air besar, minumlah satu gelas air untuk menukar cairan yang terbuang.

Anda pun dapat memenuhi kembali cairan tubuh dengan minum kuah hangat yang memiliki rasa yang hambar seperti sop ayam atau sayur bening. Jangan meminum kuah masakan dengan bumbu kuat, pedas, atau berminyak, karena semakin akan memperburuk kondisinya.

  1. Makanan yang berserat rendah

Tak sedikit makanan seperti nasi putih, roti tawar panggang, dan pisang juga dapat menjadi obat untuk menolong penyembuhan Anda selama terkena keracunan makanan.

Bermacam makanan tersebut mempunyai serat dan lemak yang rendah, yang berakibat lebih mudah dicerna usus saat sedang meradang.

  1. Teh jahe

Jahe adalah salah satu bahan yang sangat sering digunakan menjadi obat untuk mengatasi beberapa gangguan di sistem pencernaan.

Karena sifat antiradang, antinyeri, antibakteri, dan kandungan antioksidannya, rempah jahe sanggup membuat nyaman perut yang melilit.

Jahe juga dapat meminimalisir rasa mual. Ini akibat salah satu zat yang terkandung dalam jahe mempunyai manfaat untuk memblokir racun dari bakteri serta menolong mencegah penumpukan cairan dalam usus.

Anda dapat meramu teh jahe hangat untuk memperoleh manfaat ini. Caranya, kupas sampai bersih jahe dengan ukuran 1 – 4 cm, lalu rebus di dalam panci berisi air hingga mendidih. Minum teh jahe kira-kira 1 – 2 kali sehari.

  1. Makanan probiotik

Makanan yang berasal dari probiotik mengandung bakteri baik yang dapat menyeimbangkan bakteri jahat di dalam usus. Probiotik juga bisa menolong tubuh Anda mengganti bakteri sehat yang hilang dan memaksimalkan kerja sistem pencernaan dan sistem imun tubuh.

Umumnya, Anda harus menunggu hingga kondisi perut mulai membaik, baru kemudian mulai mengonsumsi makanan yang memiliki prebiotik. Anda dapat memperoleh asupannya dari yogurt atau tempe rebus.

  1. Istirahat

Selain mengonsumsi obat dari bahan herbal, istirahat di rumah adalah salah satu cara perawatan yang sangat danjurkan saat Anda mengalami keracunan makanan.

Cari Bantal penghangat bantu merilekskan tubuh

Dengan beristirahat, Anda akan memberi waktu untuk tubuh memperbaiki jaringan dalam yang rusak yang disebabkan serangan infeksi virus dan bakteri. Istirahat juga bantu memberika energi yang cukup untuk melawan bakteri penyebab keracunan makanan.

 

Kapan harus dibawa ke dokter?

Dalam beberapa kasus, keracunan makanan dapat memunculkan gejala yang lebih parah atau berdurasi lebih dari tiga hari. Bila demikian, gejala dapat berujung pada dehidrasi parah.

Perlu diperhatikan jika Anda mengalami gejala seperti:

  • mulut yang terasa kering,
  • haus yang terasa ekstrem,
  • Urin hanya keluar sedikit atau bahkan tidak sama sekali,
  • Air kencing berwarna gelap,
  • detak jantung cepat,
  • tekanan darah menurun,
  • badan terasa lunglai dan lesu,
  • kepala terasa pusing, terutama bila Anda melakukan Gerakan dari duduk kemudian berdiri,
  • linglung,
  • terlihat darah pada feses dan muntahan
  • tangan kesemutan, atau
  • demam di atas 38° celcius.

Lekas ke IGD rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan keracunan makanan yang tepat.

 

Hal yang harus diperhatikan saat mengatasi keracunan makanan

Ketika minum obat atau melakukan perawatan untuk menyembuhkan keracunan makanan, Anda pun mesti melakukan beberapa kebiasaan sehat guna mempercepat pemulihan.

Anda harus berhenti sejenak untuk konsumsi makanan dan minuman yang sulit dicerna tubuh, misalnya seperti makanan tinggi lemak dan serat, makanan pedas, gorengan, minuman berkafein, serta minuman beralkohol. Takutnya makanan ini semakin memperparah diare yang Anda derita.

Pastikan Anda hanya mengonsumsi makanan bersih dan bebas dari kuman penyakit. Waspada saat menyimpan, mencuci, hingga memasak bahan menjadi menu makanan. Rutin cuci tangan sebelum dan sesudah memasak, bersihkan buah dan sayuran, serta pakai peralatan yang bersih.

Hal yang penting lainnya adalah jangan meminum obat tanpa resep dari dokter. Misalnya, Anda ingin menghentikan diare saat keracunan makanan dengan minum obat antidiare. Hal ini sebaiknya tidak Anda lakukan.

Diare adalah reaksi tubuh untuk mendetoks racun dari tubuh. Ketika Anda minum obat diare, obat akan membuat lambat kerja pencernaan Anda, mengakibatkan racun atau kuman penyebab diare jadi lebih lama tinggal di dalam tubuh. Akhirnya, gejala akan dia

About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

20 + 16 =