Menu

kue keranjang

Cara Mengolah dan Makan Kue Keranjang Imlek yang Sehat

Kue keranjang atau nian gao adalah sajian yang wajib ada ketika Tahun Baru Imlek. Makanan ini dikenal sebagai lambang keberuntungan dan kemakmuran. Selain itu, dulu orang Tiongkok mengonsumsi kue keranjang sebelum makan nasi sebagai sarana pengharapan supaya selalu beruntung dalam pekerjaan.

Sajian khas imlek ini dibuat dari tepung ketan serta gula merah. Kue yang memiliki warna cokelat ini dapat bertahan 5-6 bulan bila disimpan dengan baik dan dalam suhu ruangan. Dengan kekhasan tekstur yang kenyal dan rasa yang manis, kue khas imlek ini tentu cocok untuk dijadikan camilan atau teman minum teh. Akan tetapi tidak banyak mengerti bagaimana cara mengolah kue ini supaya lebih enak, sehat, dan tidak membosankan.

Berikut tips mengolah kue keranjang yang dapat Anda coba:

  1. Langsung dimakan

Karena bahan bakunya yang sederhana dan tak memakai pengawet, kue yang bertekstur kenyal ini bisa langsung dikonsumsi. Dengan cara tersebut, Anda dapat menikmati rasa dan tekstur asli dari kue Keranjang tersebut.

  1. Dikukus

Anda dapat mengeluarkan kue ini dari plastiknya, lalu kukus sekitar 10–15 menit. Metode ini dapat menjadikan kue tetap kenyal dan lengket. Dalam mengukus kue keranjang, sebetulnya kamu tidak butuh untuk mencampur bahan tambahan lain. Tetapi, untuk menambah rasa, dapat juga menambahkan parutan kelapa.

  1. Digoreng

Cara menikmati kue lainnya yaitu digoreng dengan balutan tepung. Pertama, bikin adonan dari campuran telur, garam, tepung terigu, dan air secukupnya. Lalu Potong kue berwarna cokelat ini sesuai selera dan celupkan ke dalam adonan. Kemudian, goreng sampai matang. Hindari memakai minyak terlalu banyak dan berulang. Lain daripada memengaruhi rasa, juga tidak baik untuk kesehatan.

 

  1. Dijadikan Ongol-Ongol

Ongol-ongol kue keranjang tentunya sangat lezat dan sehat. Lebih-lebih kelapa adalah bahan yang aman dikonsumsi.

Cara membuatnya adalah pertama potong dadu kue keranjang. Selanjutnya kukus selama 15 menit. Lalu, beri sedikit garam ke kelapa parut dan kukus selama 10 menit. Supaya lebih sehat, Anda pun dapat memakai garam himalaya.

Sesudah kue keranjang dan kelapa selesai dikukus, campurkan keduanya dan ongol-ongol pun siap disantap.

  1. Roti Isi

Parut kue ini di atas selembar roti gandum, lalu tutup kembali oleh roti lainnya. Jika Anda lebih suka roti bakar, dapat juga dibakar memakai oven. Namuni, hindari mamanggang sampai gosong karena cenderung bisa meningkatkan sel karsinogen yang berbahaya.

  1. Sate Cokelat

Untuk variasi yang satu ini, kue keranjang bisa dipotong dadu lalu ditusuk layaknya sate. Sehabis itu, cairkan cokelat di wadah dan masak sampai mendidih. Kemudian, tuangkan saus cokelat lumer di atas sate kue keranjang.

Berapa kalori kue keranjang? Berdasarkan penjelasan dokter Dyah, dalam 100 gram kue berbahan ketan ini terkandung 148 kkal, 2,83 gram protein, dan 33,84 gram karbohidrat.

“Karena kandungan karbohidratnya yang sangat tinggi, sehingga perlu diperhatikan konsumsinya. Untuk porsi yang dianjurkan yaitu 2-3 potong per hari dan jangan lupa dibarengi dengan asupan sayur dan buah,” saran dr. Dyah.

 

About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

14 − 11 =