fbpx
Menu

Cegah Stroke Sejak Dini

                                 Tensimeter Microlife BP A200 Afib

Penyakit stroke adalah penyakit yang berbahaya. Ini terbukti berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) yang dikeluarkan tahun 2013 oleh Kemenkes, terdapat sekitar 12 penderita stroke per 1000 penduduk Indonesia. Stroke juga merupakan penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang cenderung meremehkan penyakit stroke ini. Padahal penyakit ini bisa dicegah sedari dini.

Stroke Tidak Hanya Serang Orang Tua Tapi Juga Anak-Anak

Stroke sendiri adalah penyakit yang tidak muncul secara tiba-tiba. Walaupun penyakit ini juga bisa diturunkan tetapi bukan berarti orang yang keluarganya tidak memiliki riwayat penyakit Stroke bisa merasa tenang dan bahkan tidak waspada. Stroke bisa menyerang siapa saja baik tua mapun muda. Orang-orang yang usianya lebih dari 65 tahun paling berisiko terkena stroke. Namun 25 persen stroke terjadi pada orang-orang yang berusia di bawah 65 tahun, termasuk anak-anak.

Gaya hidup menjadi salah satu faktor utama seseorang bisa terkena stroke seperti pola makan enak yang berlebihan hingga menyebabkan kadar kolesterol menjadi tinggi, dan akhirnya mengganggu pembuluh darah. Oleh sebab itu ada baiknya jika kita tetap waspada dan mencegah sejak dini resiko-resiko yang ada.

Tekanan Darah Tinggi Meningkatkan Risiko Stroke

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol merupakan faktor risiko terbesar yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke ringan. Oleh karena itu, jagalah agar tekanan darah tidak lebih dari 120/80 mmHg.  Sobat B1 Medika disarankan untuk rutin melakukan tes tekanan darah sebulan sekali agar tekanan darah lebih bisa terkontrol. Anda bisa menggunakan tensimeter Microlife BP A200 Afib yang dilengkapi dengan pendeteksi gejala stroke awal dalam melakukan tes tekanan darah.

Setelah focks kepada tekanan darah Anda juga disarankan mengontrol asupan makanan dengan banyak makan buah dan sayuran, mengurangi konsumsi garam atau makanan yang asin, dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Jangan lupa berolahraga sekitar 30 menit setiap harinya, berhenti merokok, dan perbanyak konsumsi asam lemak omega-3, seperti dari telur dan ikan.

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
Telegram
About the Author : Admin Medika
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.