Menu

Ini Solusinya Cegah Stroke Ringan Berlanjut

Apa Anda atau kerabat Anda pernah merasakan salah satu dari gejala di bawah ini?

  • Kelumpuhan di salah satu sisi tubuh, seperti muka, tangan, atau kaki.
  • Berbicara terdengar kacau, cadel, dan tidak jelas.
  • kesulitan memahami yang dibicarakan orang lain
  • Pandangan buram atau sampai mengalami kebutaan di salah satu atau kedua mata.
  • Tiba-tiba Kesemutan atau mati rasa di bagian tubuh tertentu.
  • Pusing atau hilang keseimbangan secara tiba-tiba
  • Mendadak Sakit kepala parah tanpa diketahui penyebabnya.

Jangan anggap remeh hal di atas. Bisa jadi Anda atau kerabat Anda merasakan gejala awal Stroke ringan. Segera tangani dengan periksa kadar gula darah atau kolesterol

Stroke ringan  dalam bahasa medis disebut juga serangan iskemik transien (sesaat) . Kondisi ini memiliki pengertian yang sama dengan stroke, yaitu adanya hambatan aliran darah ke otak. Stroke ringan terjadi karena adanya endapan kolesterol yang mengandung lemak, dikenal dengan istilah plak (aterosklerosi), di dalam arteri yang menghantarkan oksigen dan nutrisi ke otak.

Sehingga penting sekali untuk mengukur kadar kolesterol di dalam darah.

Jangan sampai gejala-gejala yang sudah dialami sebelumnya terabaikan karena bisa memicu penyakit stroke yang lebih berat dan menetap.

Bisa Anda bayangkan tanpa darah, otak tidak akan memperoleh asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel di sebagian area otak akan mati. Keadaan ini mengakibatkan bagian tubuh yang dikontrol oleh area otak yang rusak tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Lalu kenapa bisa terkena Stroke ya?

Stroke merupakan penyakit tidak menular. Penyakit ini diderita bukan karena virus melainkan faktor keturunan atau  faktor gaya hidup.

Dari 2 faktor di atas yang bisa ditangani dan dicegah adalah faktor GAYA HIDUP.

 

Ubah Gaya Hidup Lebih Sehat Agar Stroke Tak Lagi Kumat

Faktor risiko gaya hidup yang menyebabkan Stroke antara lain:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Malas bergerak
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Konsumsi narkoba
  • Punya tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes

Dengan memahami faktor di atas tentunya menjadi acuan untuk mengganti gaya hidup yang lebih sehat seperti:

Rajin Berolahraga

150 menit/ minggu. Anda bisa mengatur ritme olahraga dengan seminggu 3 hari olahraga dengan durasi masing-masing hari 50 menit.

Mengatur Makanan yang Dikonsumsi

  • Kurangi makanan yang menyebabkan tinggi kolesterol seperti; makanan cepat saji, jeroan, daging ayam dan sapi yang berlemak, udang, dan gorengan.
  • Hindari makanan yang mengandung gula buatan yang menyebabkan kadar gula darah naik

Berhenti Merokok

Setelah terkena asap rokok yang mengandung bahan kimia berulang kali Pembuluh darah di otak menjadi lebih cenderung untuk mengalami penyumbatan dan peningkatan pembekuan darah

Asap rokok juga memunculkan detak jantung dan fungsi jantung yang bervariasi yang pada akhirnya bisa mengakibatkan stroke.

Sedia Alat Ukur Kadar Kolesterol dan Gula Darah di Rumah

Seperti kita tahu salah satu faktor risiko stroke akan lebih parah jika sudah mempunyai riwayat diabetes maupun kolesterol. Oleh sebab itu wajib sekali mempunyai alat cek kadar kolesterol dan gula darah di rumah untuk membantu Anda mengontrol kestabilan kedua kadar aspek tersebut.

Pilihlah Fora 6 Plus sebagai alat yang dapat mempermudah Anda dalam menjaga Kesehatan Anda dan keluarga.

Indra Bekti dengan Fora 6 Plus

 

Kenapa FORA 6 PLUS.?

Fora 6 Plus adalah alat ukur dengan 6 parameter Kesehatan yang pastinya Anda butuhkan. Apa saja itu?

  • Total Kolesterol
  • Gula darah
  • Asam urat
  • Keton
  • Hematokrit
  • Hemoglobin
promo november

Saat ini ada promo bulan November

Selain keunggulan tersebut Fora 6 Plus ini juga memiliki fitur menarik, yaitu adanya 3 penanda waktu makan:

  1. Sebelum
  2. Sesudah
  3. Umum

Perlu diketahui jika hasil ukur akan berpengaruh terhadap waktu makan. Hal ini disebabkan durasi tubuh dalam mengolah makanan. Sehingga bila Anda tahu keadaan apakah sudah makan atau belum akan lebih akurat lagi hasil pengukurannya.

Keakuratan alat ini juga sudah terbukti karena berstandar internasional EN ISO 15197: 2015  yang bisa menjamin keakuratan alat ukur kesehatan ini mendekati hasil laboratorium. Dengan begitu penangan akan lebih tepat sasaran jika hasil ukurnya akurat.

Sertifikat Internasional

Free Konsultasi via Whatsapp (WA)

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
Telegram
About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

twenty − 3 =