Menu

penyakit serangan jantung

Pesepak Bola Maradona Meninggal karena Penyakit Serangan Jantung

Pada Rabu, 25 November 2020 kabar mengejutkan datang dari ranah olahraga. Pesepak bola Argentina, Diego Maradona meninggal dunia disebabkan serangan jantung.

Ternyata tidak hanya saat ini saja Maradona bermasalah dengan Kesehatan. Di masa lalu, Maradona kerap bermasalah dengan kesehatan. Pada 2005 dia pernah menjalani operasi untuk menurunkan obesitas atau kelebihan berat badan.

Pada awal November ini, Maradona Kembali menjalani operasi yang disebabkan oleh hematoma subdural, yaitu gumpalan darah di permukaan otak. Gumpalan ini terjadi biasanya karena benturan. Operasi tersebut berjalan sukses.

Ia pun sempat dipulangkan dari rumah sakit sebagai pasien rawat jalan untuk melanjutkan proses penyembuhannya. Tetapi, kembali dirawat di rumah sakit karena kecanduan alkohol. Kecanduan alkohol tersebut yang memperparah kondisi dari pemilik “Gol tangan Tuhan”.

Ya, kesadaran diri akan pentingnya mengubah gaya hidup lebih sehat adalah kunci utama dari proses penyembuhan pasien.

Lalu bagaimana bisa terjadi serangan jantung yang akhirnya menyudahi Langkah pemain speak bola kebanggan masyarakat Argentina ini?

Serangan Jantung; Si Pembunuh dalam Senyap

Serangan jantung terjadi disebabkan oleh terhambatnya aliran darah ke otot jantung yang menyuplai darah ke jantung (pembuluh darah koroner). Hal ini dikarenakan timbunan kolesterol yang membentuk plak di dinding pembuluh darah.

Keadaan ini semakin parah dengan terbentuknya gumpalan darah yang bisa menyumbat total pembuluh darah dan menimbulkan serangan jantung.

Jika gumpalan besar, dapat menghalangi aliran darah melalui arteri koroner, jantung menjadi kekurangan oksigen dan nutrisi (iskemia).

Kadang penderita tidak merasakan gejala awal untuk mewaspadai serangan jantung. Bahkan tidak sedikit yang mengabaikan gejalanya karena terkesan sepele. Sehingga diam-diam penumpukkan kolesterol sudah parah dan terjadilah serangan jantung yang dapat membunuh.

Gejala

Seperti yang sudah disinggung di atas sebenarnya ada beberapa gejala yang dapat dirasakan penderita  antara lain:

Pengobatan

Serangan jantung adalah keadaan berbahaya yang perlu mendapat penangan secepatnya. Oleh sebab itu, segera pergi ke rumah sakit bila merasakan gejala-gejala serangan jantung.

Pengobatan yang diberikan dokter bisa berupa obat-obatan atau pemasangan ring jantung.

 

Baca juga:  Benarkah batuk itu pertolongan pertama pada serangan jantung?

 

Pencegahan Serangan Jantung

Serangan jantung dapat dicegah dengan mulai mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti:

  • Mengubah apa yang dikonsumsi menjadi lebih sehat sehingga terhindar dari diabetes dan hipertensi
  • Mengubah pola pikir dari yang malas bergerak menjadi gemar bergerak.
  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Berhenti kebiasaan minum alkohol
  • Mengelola stres dengan baik
  • Sediakan FORA 6 PLUS untuk membantu Anda dalam memantau kesehatan.

 

Indra Bekti dengan Fora 6 Plus

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
Telegram
About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

7 − one =