fbpx
Menu

COVID-19

Orang-orang yang Rentan Terhadap COVID-19

Tahukah kamu  menjalani pembatasan sosial tidak hanya melindungi dirimu sendiri dari COVID-19, tapi juga bisa melindungi mereka yang rentan akan berbagai penyakit, termasuk COVID-19!

Penyakit COVID-19 bisa menyerang siapa saja tanpa memandang umur maupun jenis kelamin. Tetapi, COVID-19 diketahui lebih berisiko menjangkiti orang-orang dengan kondisi Kesehatan tertentu. Dalam kelompok tersebut, COVID-19 juga condong dapat memunculkan gejala  dan komplikasi yang lebih berat.

orang yang terkena infeksi virus Corona tidak semua akan mengalami gejala COVID-19 yang berat berupa nyeri dada, sesak napas,  dan demam tinggi. Ada beberapa penderita COVID-19 yang hanya mengalami tanda-tanda awal ringan seperti flu. Malahan, ada penderita COVID-19  yang tidak mengalami gejala sama sekali walau sudah ada virus corona menjangkit tubuhnya.

Menurut informasi dari WHO serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, gejala parah dan komplikasi serius yang diakibatkan COVID-19 lebih sering dialami oleh orang lanjut usia (lansia) dan orang dengan kesehatan tertentu, misalnya orang yang menderita penyakit tidak menular (PTM) kronis.

Kenapa Penderita PTM Mudah TerInfeksi COVID-19?

Penyakit tidak menular umumnya bersifat kronis, yaitu terjadi dengan perlahan dan dapat menetap dalam rentang waktu yang lama. Selain itu, keadaan penyakit seperti ini juga dapat membuat kondisi kesehatan penderitanya menurun secara bertahap, sehingga mudah terkena infeksi.

Selain itu, penderita penyakit kronis juga biasanya sudah mengalami kerusakan organ. Saat terserang virus Corona, kerusakan organ tersebut dapat menjadi lebih parah, sehingga gejala COVID-19 yang muncul juga dapat semakin berat.

Apa Saja Jenis Penyakit yang Membuat Penderitanya Mudah terkena COVID-19?

Ada beberapa penyakit yang dapat membuat penderitanya memiliki resiko tinggi terinfeksi virus Corona dan mengalami COVID-19 dengan gejala yang lebih parah, yaitu:

  1. Gangguan pernapasan kronis

COVID-19 biasanya menyerang pada saluran pernapasan. Oleh sebab itu, orang yang mempunyai penyakit kronis pada saluran pernapasan, seperti  asma dan PPOK, memiliki resiko tinggi mengalami gejala yang parah saat terinfeksi virus Corona.

Ketika dijangkiti COVID-19, penderita penyakit pernapasan kronis akan lebih mudah mengalami gangguan pernapasan berat, seperti  pneumonia, serangan asma atau bahkan gagal napas.

  1. Penyakit kardiovaskular

Orang yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, dan hipertensi, biasanya mempunyai kondisi jantung yang kurang baik dan daya tahan  tubuh yang lebih lemah. Hal ini dapat membuat para penderita penyakit tersebut rentan menderita COVID-19 dengan gejala yang lebih berat.

Sebagian laporan pun menyebutkan jika risiko kematian akibat COVID-19 pada penderita penyakit kardiovaskular lebih tinggi daripada penderita COVID-19 yang sebelumnya diketahui sehat.

  1. Diabetes

Diabetes yang tidak dapat dikontrol lama-kelamaan dapat menimbulkan lemahnya daya tahan tubuh serta kerusakan pada berbagai organ tubuh. Inilah penyebab penderita diabetes lebih rentan terkena COVID-19 dan komplikasi fatal akibat infeksi virus Corona.

Selain itu, infeksi virus Corona juga tampak bisa memperparah risiko terjadinya komplikasi berbahaya dari penyakit diabetes, seperti ketoasidosis diabetik dan sepsis. Berbagai komplikasi diabetes tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya kematian akibat COVID-19 pada penderita diabetes. ( Intip alat cek gula darah di sini)

  1. Penyakit ginjal

Walaupun Infeksi virus Corona paling banyak menyerang saluran pernapasan, akan tetapi virus ini juga bisa merusak organ tubuh lainnya, termasuk ginjal. Beberapa laporan juga telah menyebutkan bahwa ada beberapa penderita COVID-19 yang mengalami gagal ginjal akut, sedangkan mereka tidak mempunyai riwayat penyakit ginjal.

Selain itu, infeksi virus Corona juga diketahui lebih berisiko terjadi pada orang yang mempunyai penyakit ginjal kronis, rutin melakukan prosedur cuci darah, atau pernah menjalani operasi transplantasi ginjal.

  1. Kanker

Penderita kanker masuk dalam kelompok yang memiliki resiko tinggi terinfeksi virus Corona dengan gejala parah dan komplikasi serius. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh  penderita kanker tidak kuat dalam melawan infeksi.

Lemahnya daya tahan tubuh penderita kanker ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya gangguan pada sel darah putih atau efek samping kemoterapi.

Selain beberapa penyakit yang sudah disebutkan seblumnya, COVID-19 juga lebih berisiko menyerang penderita penyakit autoimun. Hal ini lantaran penderita penyakit tersebut biasanya akan mendapatkan obat-obatan yang dapat menekan sistem imun, sehingga daya tahan tubuh mereka lemah danmudah terserang infeksi.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Selama Pandemi COVID-19?

Penderita penyakit tidak menular tersebut dianjurkan untuk menerapkan social distancing, yang kini disebut juga physical distancing, guna mengurangi risiko tersebarnya virus  corona. Jika harus keluar rumah, beri jarak dengan orang lain minimal 1,5–2 meter serta jauhi kerumunan atau tempat-tempat yang ramai. Lebih baik sediakan alat kesehatan di rumah untuk mengurangi intensitas keluar rumah untuk cek keadaan tubuh.

Selain itu, penderita penyakit kronis juga harus rutin memakan obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter supaya penyakitnya dapat terkontrol.

Selama masa sulit ini, penderita PTM perlu tetap melakukan pola hidup sehat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Hal ini dapat dijalankan dengan cara rajin mencuci tangan, mengurangi stres, mengonsumsi makanan bergizi seimbang,  rutin berolahraga di rumah, dan menjauhi asap rokok.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda mempunyai penyakit kronis yang telah disebutkan di atas dan mengalami gejala demam, batuk, atau sesak napas, terlebih jika Anda pernah kontak dekat dengan orang yang menderita atau dicurigai menderita COVID-19, segeralah hubungi rumah sakit atau hotline COVID-19.

 

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
Telegram
About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

seven − 6 =