fbpx
Menu

Pulse Oximeter (Oksimeter) Beurer PO 30

Pulse Oximeter Beurer PO30 adalah alat yang dapat menentukan (mengukur) saturasi kadar oksigen dalam darah serta Denyut nadi Anda . Pulse Oksimeter juga diperlukan selama berolahraga di tempat tinggi atau jika Anda memiliki masalah kesehatan.

 

Rp825,500

Out of stock

Compare

Description

Pulse Oximeter ( oksimeter) Beurer PO30 adalah alat yang dapat menentukan (mengukur) saturasi kadar oksigen dalam darah serta Denyut nadi Anda . Pulse Oksimeter juga diperlukan selama berolahraga di tempat tinggi atau jika Anda memiliki masalah kesehatan.

Fitur Produk:

  • Pengukuran saturasi oksigen arteri (SpO2) dan denyut jantung (pulse)
  • Sangat cocok dengan orang : Gagal Jantung, Penyakit Paru Obstruktif kronik, asma bronkial
  • Juga cocok untuk olahraga di ketinggian
  • Tampilan warna dengan 4 tampilan yg tersedia
  • Kecerahan Tampilan bisa disesuaikan
  • Tampilan pulse grafis
  • Kecil dan ringan untuk digunakan dirumah dan saat bepergian
  • Otomatis switch-off
  • Indikator baterai lemah

Cek Produk sejenis:


Manfaat Oksigen bagi Tubuh Manusia


Oksigen
(O2) merupakan bagian terkecil yang penting bagi kehidupan kita. Walaupun kecil, namun manfaatnya bagi tubuh sangatlah besar.

Ciri-ciri oksigen adalah tidak memiliki warna, tidak memiliki rasa, dan tidak memiliki bau.

Banyaknya oksigen di muka bumi cukup banyak. Malahan oksigen mencapai urutan ketiga dari gas yang melimpah di bumi, selain helium dan hidrogen.

Tidak adanya oksigen di bumi, maka tidak akan ada kehidupan.

Oleh sebab itu keberadaan oksigen sangat penting berdasarkan manfaatnya bagi makhluk hidup.

Apa saja kegunaan oksigen? Berikut ini 5 manfaat oksigen yang jarang kita sadari.

  1. Untuk Menggerakkan Sistem PernapasanTheresa Knott/Wikimedia Commons

Oksigen sangat dibutuhlan bagi mahkluk hidup untuk bernapas.

Oksigen serta makanan yang ada di dalam tubuh kita berkumpul menjadi satu untuk menghasilkan energi, uap air (H2O), dan karbon dioksida (CO2).

Energi yang diperoleh tadi bermanfaat untuk menggerakkan kerja organ tubuh.

Sedangkan H2O dan CO2 adalah sisa dari proses pernapasan dan akan dikeluarkan dari tubuh.

  1. Membantu Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah di dalam tubuh manusia dipengaruhi oleh adanya oksigen.

Kebutuhan tubuh akan oksigen yaitu sekitar 90 persen.

Bila oksigen di dalam darah berkurang atau tidak tercukupi, akan mengakibatkan sesak napas.

  1. Memaksimalkan Daya IngatMaxPixel’s contributors

Proses keluar masuknya oksigen di tubuh bisa berkaitan erat dengan fungsi kerja otak.

Jika oksigen yang masuk ke otak  adalah cukup, ini akan meningkatkan daya ingat serta kecerdasan otak.

  1. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Bila oksigen di dalam tubuh kita mempunyai nilai yang tinggi, maka bisa menyebabkan  sel-sel penyakit seperti kanker tidak dapat berkembang.

Namun, sangat bahaya jika tubuh kita kekurangan oksigen. Sebab akan ada banyak ruang di tubuh kita yang tanpa oksigen.

Ini mengakibatkam sel-sel kanker dapat tumbuh bebas dan bisa melemahkan tubuh.

  1. Bikin Pikiran Lebih TenangMaxPixel’s contributors

Menghirup oksigen dengan mengambil napas panjang bisa menolong terbukanya paru-paru. Tubuh akan memberikan tanda untuk melambatkan reaksi di otak.

Lalu hal  ini bisa memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah yang tinggi. Sehingga otak akan terasa lebih rileks dan tenang.

Setiap harinya kita bernapas sekitar 17.000 kali. Sebagian besar sel di tubuh kita memerlukan oksigen agar dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Namun, sepertinya tubuh butuh usaha keras untuk dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh, yaitu melalui sel darah merah di tubuh kita.

Setiap sel darah merah membawa 270 jura molekul hemoglobin yang mengikat oksigen.

Perjalanan oksigen dimulai dari pencernaan. Makanan yang dicerna dalam system pencernaan hingga menjadi elemen terkecil, seperti zat besi yang dalam darah disebut hemoglobin.

Jadi, zat besi ini mengalir melalui sistem peredaran darah ke jaringan yang jadi lokasi pembuatan sel darah merah.

Lalu, sebelum oksigen sampai ke paru-paru, batang otak memulai proses pernapasan dengan cara mengirimkan pesan ke sistem saraf, otot diafragma, dan tulang rusuk.

Additional information

Weight60 g
Dimensions61 × 36 × 32 mm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pulse Oximeter (Oksimeter) Beurer PO 30”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 3 =