Menu

sakit sehabis olahraga

Terasa Sakit Sehabis Olahraga, Apakah Artinya Olahraganya Ampuh?

Sesudah melakukan olahraga, pada umumnya Anda mungkin terbangun dengan rasa nyeri dan linu hampir di seluruh tubuh keesokan harinya. Badan sakit memang dapat jadi salah satu dampak yang bisa langsung terasa setelah olahraga. Akan tetapi, apakah hal tersebut  wajar Anda alami?

Kenapa tubuh sakit setelah olahraga?

Pada umumnya, saat mengerjakan variasi olahraga baru atau gerakan yang jarang dilakukan terjadi kerusakan sel-sel otot.

Hal ini biasa dikenal dengan DOMS atau Delayed Onset Muscle Soreness. Keadaan ini termasuk normal. Semua orang dapat mengalaminya, bahkan atlet profesional sekalipun.

Rusaknya jaringan otot inilah yang memunculkan rasa nyeri. Tubuh sakit sesudah olahraga mengindikasikan bila otot mulai beradaptasi terhadap tekanan selama latihan.

DOMS lazimnya terasa di 12 hingga 24 jam setelah olahraga. Rasa nyeri ini dapat bertahan selama 24 hingga 48 jam ke depan.

Inilah alas an kenapa Anda baru akan merasakan badan sakit pada keesokan harinya atau berjam-jam setelah olahraga.

Ketika mengalami DOMS, Gerakan yang dilakukan saat olahraga membuat serabut otot pecah. Otot akan menyesuaikan diri untuk memperbaiki serabut-serabut tersebut menjadi lebih kuat.

Saat Anda melakukan aktivitas yang sama lagi, otot telah semakin kuat dan bisa beradaptasi. Rasa sakit pun tak timbul lagi atau sedikit berkurang.

Misalnya bila Anda baru pertama kali latihan push up sebanyak 15 kali, tidak mustahil lengan dan perut Anda akan mengalami sakit keesokan harinya yang disebabkan belum terbiasanya tubuh Anda.

Di hari berikutnya, otot Anda sudah lebih bisa membiasakan diri dan 15 kali push-up tak lagi terasa nyeri.

 

Kapan badan terasa sakit sesudah olahraga?

Otot sakit sesudah berolahraga akibat DOMS tidak sama dengan keadaan nyeri dan pegal otot. Kondisi ini dapat Anda alami bila melakukan hal-hal seperti berikut.

  • Ketika mengawali untuk pertama kalinya atau sudah lama sekali tidak olahraga.
  • Menambahkan kegiatan baru dalam program latihan rutin Anda.
  • Menambah jumlah intensitas latihan.
  • Mengerjakan gerakan yang lama berulang-ulang tanpa istirahat yang cukup.

Di samping itu, ada pula beberapa macam olahraga yang dapat menambah risiko DOMS, apa saja?

  • Lari kecil atau jogging.
  • Senam aerobik.
  • Menuruni bukit.
  • Melompat.
  • Latihan kekuatan otot.

Apakah badan sakit setelah olahraga adalah pertanda baik?

Tubuh sakit sehabis olahraga tak selalu jadi pertanda baik.

Memang, semakin banyak anggota tubuh yang sakit bisa menunjukkan bahwa semakin banyak otot tubuh yang Anda pakai saat berolahraga.

Akan tetapi, nyeri otot sesudah olahraga juga bisa menunjukkan hal yang lainnya. Bukan hanya karena adaptasi otot, tapi keadaan ini bisa juga diakibatkan karena latihan yang berlebihan.

Olahraga berlebihan dapat mengakibatkan tubuh Anda merasakan kaku dan nyeri yang luar biasa.

Bila aktivitas latihan yang Anda lakukan salah sampai terjadi cedera otot pada beberapa titik tubuh, keadaan ini juga bisa memunculkan rasa nyeri di berbagai anggota tubuh.

 

Cek juga alat kesehatan penunjang olahraga

 

Tanda-tanda tubuh sakit sesudah olahraga yang perlu diperhatikan

Anda patutnya perlu memahami perbedaan antara nyeri otot yang disebabkan oleh adaptasi latihan dengan nyeri otot yang dikarenakan oleh pemakaian otot berlebihan atau cedera.

Beberapa gejala badan sakit sehabis olahraga yang perlu Anda perhatikan kira-kira seperti berikut ini.

  • Rasa nyeri sampai tidak dapat mengerjalakan semua aktivitas ringan sehari-hari atau bekerja.
  • Sensasi rasa nyeri tak lenyap sesudah lebih dari 72 jam.
  • Ada bengkak pada bagian tungkai yang dapat melibatkan cedera saat berlari.
  • Berkurangnya jangkauan atau pergerakan sendi karena adanya pembengkakan.
  • Warna urine (pipis) gelap atau menjadi jarang buang air kecil.
  • Bertambahnya detak jantung, bahkan ketika beristirahat.
  • Acapkali mengalami gejala pilek dan flu.
  • Berkurangnya nafsu makan tak seperti biasanya.

Bila Anda merasakan beberapa gejala tersebut sesudah berolahraga, ada baiknya tubuh untuk sepenuhnya beristirahat.

Biasanya, tubuh butuh waktu kira-kira 48 hingga 72 jam sebelum mulai olahraga kembali. Bila perlu, bertanya ke dokter Anda agar melakukan diagnosis dan mengetahui tindakan lebih lanjut.

Bagaimana cara menahan agar tidak nyeri otot sesudah berolahraga?

Terdapat beberapa metode untuk mencegah badan sakit setelah olahraga. Berikut tips yang bisa Anda coba.

  1. Olahraga dengan ada tahapannya

Mulailah latihan  dengan pelan-pelan dan bertahap.

Dikutip dari situs National Academy of Sports Medicine, dianjurkan untuk menambah sebanyak 10% setiap minggu.

Anda dapat meningkatkan durasi, jarak, berat, atau jumlah pengulangan atau ketika olahraga.

Contohnya, pada minggu pertama, Anda dapat mencoba push-up 20 kali. Pada minggu selanjutnya, tingkatkan jumlah repetisi menjadi 22 kali.

Berikan kesempatan bagi otot untuk menyesuaikan sedikit demi sedikit dengan gerakan baru untuk memperkecil rasa sakit.

Jika rasa sakit nyeri dapat ditahan, Anda bisa melanjutkan olahraga kembali. Walau begitu, American Council on Exercise berujar jika nyeri otot terasa parah, dianjurkan istirahat terlebih dahulu.

Pasalnya, nyeri otot yang tidak bisa ditahan mampu menurunkan kemampuan gerak, tubuh tak bebas, dan sulit mengontrol hentakan. Hal ini bisa menambah risiko cedera olahraga.

  1. Pilih variasi olahraga lainnya

Jika sakit nyeri otot sehabis olahraga mengakibatkan Anda susah bergerak, lebih baik beristirahat sebentar sampai rasa sakitnya hilang.

Sebagai alternatif, Anda dapat memusatkan pikiran pada latihan lain yang melibatkan pergerakan otot lainnya.

Contohnya, bila merasa tak sanggupa melakukan push up karena tangan masih terasa pegal, Anda dapat melakukan kegiatan lain, seperti jogging atau berenang.

Anda juga dapat mengerjakan gerakan lainnya yang tak terlalu focus melibatkan otot yang sudah dipakai pada sesi olahraga sebelumnya.

 

Cara menanggulangi badan sakit sesudah olahraga

Berikut bermacam cara mengatasi nyeri otot sesudah olahraga.

  • Pijat olahraga.
  • Mandi menggunakan air dingin atau air hangat.
  • Berendam di air dingin.
  • Olahraga aerobic secara ringan, contohnya berjalan ringan, lompat kecil, atau lari ringan di tempat.
  • Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual secara bebas, yaitu ibuprofen dan parasetamol.

Badan sakit setelah olahraga merupakan kondisi yang normal jika Anda mengawali olahraga kembali atau meningkatkan intensitas latihan.

Jika nyeri tak tertahankan, ambil waktu untuk beristirahat.

 

About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

3 + six =