Menu

isolasi mandiri

Tips dan Tata Cara bagi yang Sedang Isolasi Mandiri

Banyak tips yang dianjurkan untuk masyarakat agar terhindar dari virus corona. Namun, bagaimana bila terlanjur terkena COVID-19 yang tanpa atau bergejala ringan yang harus isolasi  mandiri di rumah. Apa yang harus dilakukan? Harap tenang dan jangan panik dulu. Supaya segera sembuh dari COVID-19, pasien yang isolasi mandiri di rumah juga disarankan tetap tenang dan tidak panik.

Berikut cara isolasi mandiri di rumah bila positif COVID-19 dikutip dari laman Kemenkes:

  • Tetap terus menggunakan masker dan membuang masker bekas ke tempat yang ditentukan (aman, tertutup)
  • Bila sakit (ada gejala demam, flu serta batuk),  tetaplah di rumah. Jangan beraktivitas di luar rumah seperti bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat
  • Gunakan fasilitas konsultasi daring (online) atau sosial media kesehatan dan jauhi transportasi publik. Beritahu tenaga kesehatan tentang keluhan dan gejala, dan riwayat aktivitas ke daerah terjangkit atau pernah kontak dengan pasien COVID-19. Hal ini berguna untuk memudah mereka tracing penyebab Anda bisa terkena COVID-19
  • Ketika di rumah Anda tetap bisa bekerja di rumah. Pakailah kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, serta jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga
  • Pastikan pengecekan suhu harian, perhatikan batuk dan keadaan ketika bernafas. Jangan gunakan bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.
  • Jalankan perilaku hidup  bersih, dan sehat,  serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta lakukan etika batuk dan bersin.
  • Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan memyeprotkan  cairan desinfektan. Sering berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari tiap pagi (±15-30 menit).

Kebutuhan Penujang Isolasi Mandiri

Untuk mendukung kegiatan penyembuhan COVID-19 secara mandiri, dibutuhkan alat penunjang sebagai berikut;

  1. Alat terapi uap (nebulizer)
  2. Oximeter (alat pengukur saturasi oksigen)
  3. Tabung oksigen (hanya untuk keadaan darurat)
  4. Alat latihan pernapasan (Respirometer)

Selain alat-alat tersebut bisa sediakan vitamin dan obat-obatan berikut;

  1. Obat kumur
  2. Vitamin C, D3 dan B kompleks
  3. Paracetamol dan antibiotik

Lalu, hal penting yang harus dijalankan saat isolasi mandiri di rumah yaitu memperhatikan gejala. Bila merasakan gejala berat, seperti sesak serta demam tinggi, hubungi petugas kesehatan untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
Telegram
About the Author : Admin Shop
0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

nine − seven =